Memberi,memberi dan memberi


Kata "memberi" pasti sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita.bahkan kebanyakan dari kita sudah bosan mendengar kata "memberi".orang berpikir memberi itu kebanyakan berhubungan dengan "uang"..ya alias duit lagi duit lagi dech!beri sumbangan untuk pembangunan gereja,pelayanan misi,panti asuhan,orang susah,pemulung,minta minta,dll dll dll.

Apalagi di gereja,ketika mendengar khotbah mengenai persepuluhan aduhhh duit lagi,disodorin kantung persembahan juga ehh duit lagi.hmmm semua itu serba duit ya....ya atau ya...?????betoel sech kata orang di jakarta mana ada yang gratis,kalau perlu pipis pun bayar juga bah apa pula nexh!

Memberi dengan materi\uang itu baik,tapi jangan karena kita tidak punya cukup materi lalu memaksakan diri kita yang akhirnya kita menjadi berat hati waktu memberinya.dengan tidak ikhlas\rido lah he he.
memberi bisa dengan waktu kita,bisa dengan tenaga kita,bisa dengan perhatian kita dengan orang sekeliling kita,dan masih banyak lagi kok.

Kita bisa memberikan waktu kita yang berharga buat Tuhan,seperti yang Sis Maq bilang kepada kita,setiap hari senin Sis Maq dan anggota kingdom berpuasa untuk bangsa Indonesia,bukankah kalau senin itu banyak orang yang berpendapat ,"i dont like monday!"isnt?
puncak sibuk itu senin setelah sabtu minggu libur,kebanyakan kita beteeeee banget,capekkk banget ya toh.
tapi mereka berikan waktu mereka yang berharga itu dengan merelakan diri berpuasa untuk bangsa ini.bukankah itu luar biasa?Tuhan akan sangat menghargai apa yang sudah mereka lakukan.

Ini salah satu contoh mengenai memberi dengan waktu kita.dan masih banyak yang lain.ketika teman kita sakit,membutuhkan perhatian,kita bisa memperhatikan dia,menghibur dia,mendoakan dia.kita bisa memberi dengan penghiburan kita,dengan doa kita kepada teman kita.dengan begitu teman kita akan merasa diperhatikan,dikasihi sehingga dia akan beroleh kekuatan,bukankah ini juga baik?

Mungkin kita tidak punya cukup materi,tapi di lemari pakaian kita masih banyak pakaian yang sudah tidak terpakai lagi oleh kita,kita pun bisa memberikan barang tersebut kepada orang yang memerlukan nya.

Nah,betapa banyaknya kita bisa memberi,setiap orang diberikan oleh Tuhan bagian masing masing.ada orang memberi dengan meluangkan waktu mereka,ada orang memberi dengan tenaga mereka.
Intinya semua orang diberikan karunia yang sama,yaitu karunia untuk memberi.nah apakah kita sudah memberi,sesuai dengan bagian kita yang sudah dipercayakan Tuhan kepada kita?

Lihatlah sekeliling kita banyak yang memerlukan uluran tangan kita.saya membaca amsal,dan ada 2 ayat yang sangat menarik yang selalu saya ingat,yaitu di dalam amsal 19:17 yang berkata ketika kita menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah,berarti kita memiutangi Tuhan yang akan membalas perbuatan kita.
menaruh belas kasihan,kita memperhatikan sesama kita,apa yang mereka butuhkan,ketika mereka sedih,kita hibur,ketika mereka butuh kekuatan,kita doakan.itu baik sekali.

Dan 1 ayat lagi yaitu amsal 28:27 yang berkata ketika kita memberi kepada orang miskin,tak akan berkekurangan,tetapi kalau kita menutup mata kita kepada sesama kita maka akan dikutuk.nah,kita memberi kepada mereka,apa yang ada pada kita?mungkin pakaian?mungkin ada roti walau tak banyak?mungkin doa kita?apa yang ada pada kita?

Memberi ya memberi.memberi sesuai dengan kehendak Tuhan,saya setuju sekali dengan perkataan ini,sebab saya pernah mengalaminya.ketika saya memberi apa yang Tuhan taruh di dalam hati saya,saya memberi dengan maksimal dan menerima dengan maksimal pula.memberi sesuai dengan keinginan hati Tuhan.

Tapi saya punya pandangan lain mengenai memberi.saya memberi ketika saya mendengar kabar ada orang yang membutuhkan pertolongan.saya memberi ketika saya melihat sekeliling saya membutuhkan pertolongan.saya bergerak cepat untuk membantu sesama.entah apakah itu sesuai dengan keinginan Tuhan.
mungkin saya gak akan memberi dan menerima dengan maksimal,tapi saya tidak mengharapkan imbalan.
ketika saya sudah memberi dengan materi,tenaga,waktu saya meski tidak sesuai dengan kehendakNya,tapi saya merasakan damai sejahtera,saya yakin percaya Tuhan pun menghargai apa yang sudah saya berikan.
tentunya dengan hati yang tulus dan motivasi yang benar tanpa mengharapkan apapun,semua untuk sesama yang membutuhkan.

Saya bangga dengan team kingdom dan anggota pemuridan,setelah mendengar kabar bahwa terjadi kebakaran yang melanda daerah sunter,maka team kingdom dan anggota pemuridan bergerak cepat,langsung mempersiapkan apa apa yang dibutuhkan oleh korban bencana.sungguh luar biasa.
kita mendengar kabar itu,apakah kita harus berdiam?no!ketika kita memberi kepada orang miskin,ketika kita menaruh belas kasihan kepada mereka yang lemah......(amsal)....korban kebakaran,apakah mereka orang kaya?mereka orang miskin.......,apakah mereka orang yang kuat?mereka orang yang lemah yang butuh dukungan,pertolongan,penghiburan dari kita semua...

Saudara,tunggu apa lagi?pandang sekelilingmu...dan bergeraklah.....untuk memberi yang terbaik!


GBU

Ai Hua




Comments :

0 comments to “Memberi,memberi dan memberi”

Posting Komentar

Free Web Hosting with Website Builder